Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang ada disekolah, namun keberadaannya sangat ditakuti oleh siswa. Hal ini dikarenakan matematika itu adalah pelajaran yang hanya menghitung dan berhubungan dengan angka-angka saja. Ini juga ditunjang oleh para guru yang mengajarkan matematika hanya dengan teknik klasikal yaitu dengan cara apa yang mereka peroleh dari guru mereka sebelumnya.
Dalam belajar matematika sebenarnya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Guru jarang bahkan tidak mau mengajarkan matematika kepada siswanya permasalahan sehari-hari yang berkaitan dengan permasalahan matematika. Sebagai contoh dalam mengajarkan koordinat kartesius jarang sekali guru menggunakan konsep dalam kehidupan sehari-hari mereka lebih suka memakai konsep apa yang ada dalam buku. Misalnya jika ada siswa yang bertanya kenapa kita menentukan titik koordinat kartesius itu selalu dengan acuan (x,y), kemudian guru menjawab itu sudah dari sananya (penemunya) yang mengatakan bahwa kalau menentukan koordinat kartesius itu (x,y) ini sangat membingungkan siswa bagaimana mereka bisa memahami matematika itu sendiri sedangkan dalam kaitannya dengan kehidupan sehari-hari jarang sekali mereka temukan.
Pada era sekarang ini telah dikembangkan matematika realistik, yang mana dalam mempelajari matematika itu kita harus bertolak dari keadaan yang ada dalam kehidupan sehari-hari atau dengan kata lain dalam mempelajari matematika kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pada prinsipnya sebelum kita mengenal arti matematika itu sendiri sebenarnya kita secara tidak sadar kita telah belajar matematika dan itu merupakan suatu permainan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ambil contoh seorang anak yang sedang bermain kartu biasanya mereka bermain sambil melihat angka-angka yang ada pada kartu tersebut dan kadang kala mereka menjumlahkan angka-angka tersebut. Ini menunjukkan bahwa matematika itu adalah ilmu terapan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi pertanyaan sekarang ini adalah maukah guru-guru kita sekarang ini membawa konsep dari permainan dalam kehidupan sehari-hari untuk dibawa kedalam pembelajaran matematika ?
Pada dasarnya pembelajaran matematika sangat mengasyikan jika diterapkan mulai pada sekolah dasar.
Karena pada saat anak masih usia sekolah dasar mereka sangat menyenangi pembelajaran yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Kita ambil contoh perhatikan pada saat kita membacakan cerita pada anak sekolah dasar mereka dengan serius mendengarkan isi cerita tersebut dengan tenang dan perhatian penuh. Ini menunjukkan bahwa anak-anak pada usia sekolah dasar mereka masih tergantung dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia mereka. Mereka memiliki potensi untuk mengetahui segala sesuatu yang ada disekitarnya.
Berawal dari keinginan mereka yang ingin mengetahui sekelilingnya maka menjadi tugas guru bagaimana mereka mengajarkan matematika dengan menggunakan konsep yang ada di sekitar mereka untuk meningkatkan pemahaman mereka akan matematika itu. Bukan menjadikan matematika itu menjadi pelajaran yang menakutkan.
Selanjutnya akan saya kupas sedikit bagaimana kita menanamkan beberapa konsep-konsep matematika yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari dalam tulisan saya selanjutnya.
manaa...??? matematik itu susahhhh ka.... :)
BalasHapushhhhee
^^ ahhh iaaa tuhh rekor yang indah, mengecewakan 1300 orang peserta...
^^ huhhh.,... sebel...
salam kenal.. selamat atas blog barunya..
BalasHapusmaaf.. sekedar saran klo blh..
waktu saya mau buka blog sampeyan ada peringatan blog ini memuat content adult, tp sebenarnya kan tidak. mgkn settingannya saja belum di ubah..
coba masuk dashboard>>setting>>basic trus yg bagian Adult Content? pilih No.. lalu Save Settings..
dgn bgt pesan bahwa blog ini memuat Adult Content akan hilang..
keep spirit blogging..
oiya.. klo mo nyari tips blogging di blogspot kunjungi http://trik-tips.blogspot.com
BalasHapussaya byk belajar blogging dari sana..
mudahan bermanfaat..